Vincent Van Gogh Pelukis Pasca-Impresionis

Vincent Van Gogh Pelukis Pasca-Impresionis
Vincent Van Gogh (1853-1890) adalah seorang pelukis terkenal yang hidup setelah zaman Impresionisme. Lukisan-lukisannya sangat mempengaruhi karya seni abad ke-20.

Vincent Van Gogh dilahirkan pada tahun 1853 di Negeri Belanda. Ia mulai melukis pada usia sekitar 20 tahun. Pada tahun 1880 ketika ia berumur 27 tahun, ia menggunakan seluruh waktunya untuk melukis. Karya-karyanya yang pertama adalah gambar para pekerja tambang dan petani dengan warna-warna gelap dan suasana menyedihkan. Pada tahun 1886 ia pindah ke Paris. Di sana Theo, kakaknya, memperkenalkannya kepada pelukis-pelukis yang menggunakan warna-warna cerah dan melukiskan kesan-kesan cahaya. Tidak lama kemudian ia mengembangkan gaya ekspresionisme yang membuatnya terkenal. Ia melukis dengan ulasan kuas yang lincah dan dengan warna-warna yang kuat.

Kebanyakan lukisan Vincent Van Gogh dihasilkan pada tiga tahun terakhir masa hidupnya. Dalam masa itu dilukisnya ratusan gambar yang terdiri dari lukisan pemandangan, lukisan dirinya, dan lukisan keadaan kamarnya di Arles yang sangat terkenal.

Vincent Van Gogh lama menderita penyakit jiwa. Pada tahun 1888 untuk menenangkan kegelisahannya ia pindah ke Arles. Tetapi, setelah terjadi sesuatu perselisihan, Vincent Van Gogh memotong sebagian telinganya. Untuk beberapa waktu, ia masuk rumah perawatan orang gila. Ia bunuh diri pada usia 37 tahun.

Biografi Singkat:
Nama : Vincent van Gogh
Nama Lengkap : Vincent Willem van Gogh
Lahir : 30 Maret 1853, Zundert, Belanda
Meninggal : 29 Juli 1890, Auvers-sur-Oise, Perancis
Tinggi : 1,70 m
Saudara kandung : Theo van Gogh, Wil van Gogh, lainnya
Orang tua : Anna Carbentus van Gogh, Theodorus van Gogh

Sumber:
Anonim, 1983. Disney's Ensiklopediku Yang Pertama. PT. Widyadara, Jakarta. Buku-23 Hal. 27.
Internet.

Post a Comment

0 Comments